Saturday, December 31, 2005

tahun baru

selamat tahun baru bagi anda yang merayakannya

Ruangan Baru

Apakah saya akan dapat ruangan baru ??????
Apakah saya akan dapat PC kerja baru ??????
Apakah saya akan dapat teman baru ??????
Apakah akan main di malam tahun baru ?????
Apakah saya akan pergi ke pasar baru ??????
Teu nyambung ah ..
Selamat Tahun Baru bagi anda yang merayakannya

Thursday, December 29, 2005

Blog-gug

Banyak orang Blog-gug ternyata ya. Dikasih tahu malah merasa dijajah, yo wess.
Ngoprek dong ah *ngeloyor*.

Wednesday, November 09, 2005

Sekelumit Kehidupan Keluarga Pak Sukri

Berikut adalah cuplikan sebuah drama. Cerita ini dipinjam dari istri, Ia adalah pengajar anak SD, dan cerita ini dibuat oleh murid-muridnya dan diperankan oleh guru-guru.

SEKELUMIT KEHIDUPAN KELUARGA PAK SUKRI

Pak Sukri adalah sosok seorang guru. Dia mempunyai seorang istri dan lima orang anak. Mau tahu kisahnya ? kita saksikan berikut ini.......

Disuatu pagi yang cerah... ketika matahari mulai menampakan sinarnya, dan burung-burung mulai berkicau, tersebutlah seorang guru bernama Pak Sukri yang tengah bersiap-siap untuk mengajar.
Pak Sukri "wah. segarnya pagi ini! hmm .. ngomong-ngomong ternyata aku masih ganteng juga ya ? "
Dan Pak Sukri pun bersiap untuk ke sekolah. Tiba-tiba.....
(5 anaknya yaitu, Nyai, Euis, Eneng, Enok, dan Ai)
Nyai : "Pak minta duit dong buat PS"
Pak Sukri : "Aduh buat apa sih PS, udah maen congklak aja!"
Euis : "Aku juga minta pak buat bayar SPP nih!"
Pak Sukri : "iya .... iya ... nanti bapak usahakan"
Eneng : "Aku mah minta uang, tambahan jajan kurang nih"
Pak Sukri : "ah, masa seribu masih kurang? makanya jangan jajan melulu atuh !"
Enok : "Aku belum bayar LKS Pak?"
Pak Sukri : "oh... iya..yah... besok lah yah"
Ai : "Bapak... bapak.... bapak... aku, aku.....
Pak Sukri : "Apa lagi?"
Ai : "hehehe... gak apa apa"

Kemudian istrinya masuk.
Bu Sukri : "Bapak !!.. kita teh belum bayar listrik!.. belum lagi telepon, belum lagi kreditan panci, kompor gas, malu atuh mama teh banyak pisan yang nagih. pusiiingg....!!!
Pak Sukri : "Iya.. iya... mudah-mudahan jadi sore ini bapak dapat bingkisan sekarang sarapan dulu yu...."
Dan Pak Sukri sekeluargapun segera sarapan
Pak Sukri : "Loh kok cuma ada tempe aja ? kumaha sih mamah teh ?"
Bu Sukri : "Euleuh-euleuh si bapak, emangnya bapak teh pengen makan apa ? eh, ini teh tanggal berapa pak? duit dah gak ada"


------------------ Lagu Wayahna ---------------------
Wayahna tempe deui tempe deui
Wayahna tahu deui tahu deui
Wayahna deungeun sangu sapopoe .... tahu deui tempe deui.

Pak Sukri : "Ya sudahlah, walaupun hidup serba sederhana ... yang penting kita masih tetep makan, ia kan anak-anak?.. setujuu...?"
Anak-anak : "tidaaaakkkk"
Pak Sukri : "Loh kok gak ada yang dukung bapak? yeuh anak-anakwalaupun harga-harga makin tinggi dan kita hidup pas-pasan.. sukurlah kita masih bisa hidup seperti ini. Masih banyak teman-teman kalian yang hidupnya lebih prihatin dari kita. Bukankah begitu anak-anak ?.."
Anak-anak : "tidaaaakkkk"
Pak Sukri : "euleuuhhh"

Pemeran
Pak Sukri : Bu Hendra
Bu Sukri : Bu Kun
Nyai : Bu Rima
Euis : Bu Desi
Eneng : Bu Eva
Enok : Bu Meka
Ai : Bu Mel

Tuesday, November 08, 2005

Ngantuk

Kalo saya ngantuk gak boleh ya ditulis di blog. Trend sesaat dan tidak bermutu, ngantuk aja ditulis di blog

Tuesday, October 11, 2005

Wash my Brain

Wash My Brain Please

Wednesday, October 05, 2005

Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan,
Setiap tarawih, selalu rindu tarawih di kampung sendiri, setiap sahur selalu rindu sahur di rumah ibu/emak, semua hal yang berhubungan dengan ramadhan selalu rindu kampung kelahiran. They called my village is Tegalcaang.
Rindu dibangunin sahur, rindu digendong bapak, rindu makanan emak, rindu saudara-saudara sekandung, rindu suara petasan teman-teman sekampung, main bogem pake sarung, main jepret pake sarung, ucing sumput, ngadulag, makan cireng ala kampung, kurupuk anclom pake oncom, ngaji + dimarahi sama ustadz karena ribut terus(tadarus).

Sekarang waktu berlalu, beda kampung(bahkan sekarang sudah dikota), dengan istriku menjadi si bapak dan si emak, gendong anak buat sahur, gak ada suara petasan, gak boleh main bogem, gak boleh ucing sumput karena memang itu permainan anak-anak, waktunya ngajarin ngaji ke anak.

Im getting Older. Peran ku sekarang jadi orang tua, peran sebagai anak-anak sudah terlewati, kira-kira 25 tahun lagi peranku akan menjadi kakek-kakek.

Setiap ramadhan akan terasa semua itu.

Mohon maaf lahir bathin.

Wednesday, September 07, 2005

Buffer Cache -++Sedikit linux ++-

Start.
Untuk melakukan proses baca dan tulis, sebuah file sistem yang dalam keadaan di-mount seringkali melakukan request ke dalam blok device. Semua blok data yang dibaca dan ditulis diserahkan ke device driver pada struktur data buffer_head melalui standar rutin Kernel yang disebut dengan call. Proses ini akan memberikan semua informasi yang berhubungan dengan blok yang dibutuhkan device driver, identifier pada device bersifat unik dan nomor blok digunakan oleh driver untuk membaca blok. Semua blok device ditampilkan sebagai sekumpulan blok yang memiliki ukuran sama. Untuk meningkatkan kecepatan akses ke dalam blok fisik dari device, linux mengatur hal tersebut pada sebuah cache pada buffer blok. Semua buffer blok pada sistem disimpan pada suatu tempat pada cache buffer. Cache ini digunakan bersama-sama oleh blok deice, yang pada suatu waktu terdapat beberapa blok buffer pada cache. Jika data yang tersedia valid dari buffer cache, hal ini akan memudahkan sistem untuk mengakses ke dalam device fisik. Setiap adata yang sudah digunakan untuk membaca dan menuliskan data dari sebuah blok device akan dimasukan ke dalam buffer cache. blok buffer pada cache bersifat unik karena adanya kepemilikan device dan nomor blok pada buffer. Buffer cache dibagi menjadi dua bagian fungsi. Funsi pertama adalah daftar blok buffer yang kosong. Buffer ini tidak memiliki ukuran karena tidak ada blok buffer didalamnya. Fungsi kedua adalah cache itus sendiri. Ini merupakan sebuah tabel hash dari pointer ke rantai buffer lainnya yang memiliki hash index. Hash Index berasal dari kepemilikan device dan nomor blok dari blok data.

Linux mendukung beberapat tipe buffer yang menggambarkan keadaan buffer itu sendiri diantaranya clean, locked, dirty, shared dan unshared.

Stop

BGP -++sedikit bicara++-

Apa ya...hmmm
bismillah
Border gateway Protocol (BGP) adalah sebuah protokol routing inter-Autonomous System. protokol ini dibuat berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari teknologi EGP (apa ya EGP) sebagaimana terdokumentasikan dalam RFC 904, RFC 1092 dan RFC 1093(cari sendiri deh).
Fungsi utama sistem BGP adalah untuk bertukar informasi network yang dapat "dijangkau"(reachability/reachabilitas) oleh sistem BGP lain, termasuk didalamnya informasi-informasi yang terdapat dalam list autonomous system (AS). Informasi tersebut dibutuhkan untuk membuat grafik konektivitas, sehingga memungkinkan beberapa loop routing dapat dipangkas dan keputusan policy pada tingkatan AS yang dapat dibuat.

Untuk membuat keputusan policy yang bisa dikerjakan oleh BGP ini harus memperhatikan kaidah bahwa satu BGP speaker melakukan pemberitahuan(advertise) ke BGP speaker lainnya (peer).

Kaidah ini mencerminkan paradigma routing umum "hop by hop" dan beberapa diantaranya membutuhkan teknik lain seperti source routing.

contoh, BGP tidak mengizinkan satu AS mengirim trafik ke AS-neighbor jika trafik tersebut diambil dari rute berbeda. dengan katalain, BGP hanya mensupport policy yang mengikuti paradigma routing "hop by hop" -- dan karena internet hanya menggunakan paradigma routing "hop by hop", sementara BGP dapat mensupport policy-policy yang sesuai dengan paradigma tersebut --- maka jelas BGP sangat memungkinkan untuk diaplikasikan sebagai sebuah protokol routing antar-AS diantara koneksi-koneksi internet.

Sekarang kita bahas mengenai jenis protokol bgp dan laen laen.

BGP berjalan melalui sebuah protokol transport. ini untuk mengiliminasi kebutuhan-kebutuhan fragmentasi update, retransmisi, acknowledgment dan sequensi. Skema-skema authentifikasi yang digunakan oleh protokol transport dapat juga diikutsertakana ke mekanisme autentifikasi BGP.

Protokol yang digunakan BGP adalah TCP. BGP menggunakan port TCP 179 untuk membangun koneksi-koneksinya.

Istilah Autonomous System - sistem otonom - (AS) menurut definisi agus dan asep adalah seperangkat router yang berada dibawah otoritas/administrasi teknis tunggal. Untuk merutekan paket antar - AS interna, kita akan membutuhkan Interior Gateway Protokol(IGP). Sementara untuk merutekan paket ke AS lain, kita membutuhkan Exterior Gateway Protocol(EGP).

ah lieur


sumber: www.cisco.com (teuing nu mana)

wasalam

Keren bro Google earth

* Keyword "fanani=Aku adalah seorang pembajak, tetapi bukan kerbau, aku adalah pembajak win**" *

Sudah 1 Minggu aku terus-terusan jalan-jalan dipetanya google earth, sangat kereen.
Tiap malam pasti jalan-jalan. Thanks google.

http://earth.google.com/downloads.html

try it or leave it

PS: buat pengguna linux dan unix mungkin hanya pake http://maps.google.com :|:

Saturday, September 03, 2005

KEPINCUT google adsense

Jadi ngiler lihat http://pribadi.or.id/diary/2005/08/22/baru-tiba-google-adsense-cek/.
Turunkan lah dolar mu ankel samiri.
Sori nambah iklan juga.

Friday, September 02, 2005

Ten-Minute Guide To Network Security

Ten-Minute Guide To Network Security

The Internet can be a dangerous place, full of viruses, worms and hackers bent on doing harm to your network. "Security first" has become a kind of mantra for IT professionals and CIOs, while regulations like Sarbanes-Oxley have made network protection as much a question of legal responsibility as good business sense.

But between upgrading the local area network (LAN) to Gigabit Ethernet, deploying voice over IP (VoIP), putting out network fires and making sure everything runs smoothly, many IT managers are already stretched to the limit. Security can be a complex, expensive and time-consuming business.

Nevertheless, every great journey begins with a single step, and even if you only have ten minutes to devote to the project, you can still use that time to get the security ball rolling. "I think the key is not to think about securing your network in ten minutes," says Jason Hilling, Director of Managed Security Services Product Management at Internet Security Systems, "but to get the whole process started in those ten minutes."

So if you've got free ten minutes, here's what to do --- follow our ten-minute guide to network security.

Evaluate your security policy: Every organization needs some kind of security policy, but it is often surprising how many do not. The problem, of course, is that network security is often perceived as a technological problem that you can throw money and gadgets at to make better. If things were that simple, then worms and hackers would be a thing of the past.

"Every organization needs a policy to ensure that processes and procedures are in place to ensure security," Hilling says. "What are the acceptable use criteria? How are your systems built and have to ensured that there are no extraneous devices in the network or applications on networked devices? What are the acceptable communications applications? These are all things that you can deal with."

Hilling concedes that it takes time to develop a security policy and that no one can get the job done in ten minutes over coffee. But like all processes, this one can get underway quickly, with the decision to start and the selection of a manager who'll be responsible to plan and implement the policy.

Vulnerability Management: "One of the most important things you can do when you have limited time is to find out where you are vulnerable," Hilling says. "To a certain extent, everything follows from this."

As with the creation of a security policy, an audit of an organization's vulnerabilities can be a very daunting and complex process. "But the process has to be done," Hilling says. "Most security problems aren't related to the wily, determined hacker who uses his cunning to get into your network, they're more likely related to worms and denial of service (DoS) attacks."

Worms and DoS attacks exploit known network vulnerabilities. Consequently, the best way to defend against them is to find the flaws before the attackers do. It will take time to sift through every switch, router and server on your network, of course, but Hilling is quick to point out that it takes virtually no time at all to start the process and delegate someone to see it through.
Patch management: "Once you have the process in place to identify vulnerabilities, you then have to ask how you are going to patch them," Hilling says. "Patching can be the most important thing you can do."

As with everything else, this can be an involved process, but Hilling points out that it takes second to decide to implement a patching strategy and another minute to delegate someone to oversee it. "Patching is something that organizations can easily fall behind on," Hilling says. "Someone has to be responsible to see that that doesn't happen."

Get informed: The best way to stay on top of security vulnerabilities, of course, is to make sure you know about them before they bit you in the tender parts. That means taking the time to scan the latest warnings and maybe even reading your favorite networking or security websites over coffee. It doesn't take long to stay informed once you are informed but, as with everything else, you have to take the time to start the process.

"There are a lot of solutions that can bring security intelligence to you," Hilling says. "If you don't have the time to address security yourself, any good managed service provider will deliver intelligence to its customers about what's out there."

Go shopping: Even if security is not strictly a technology issue, you need technology to secure your network. It's probably not a good idea to drop $10,000 on intrusion prevention systems and firewalls in ten minutes -- and the board of directors would have your head if you did -- but it only takes a few minutes to see what what's out there.

Think of it as security window shopping, but take the time to think about what you need and how you will deploy it. "You need to look at security technologies from three levels," Hilling says. "First, what do I need to do to protect the network as a whole, secondly, what do I need to protect my servers. Finally, how will security impact my end users."

sumber: http://www.linuxsecurity.net

Monday, August 29, 2005

SHA

Emang gw fikirin :). Istirahatlah hi bloger dengan tenang.

Thursday, August 25, 2005

papi utchu ya

Papi utchu ya ada aa di puter
papi pengen papa wites
mau ama papi mau eja . iya mau eja , iya ama aa
ini apa namanya 'A, papa wites amanya.

obrolan anak ku ... ngomong gak jelas tapi lucu
terjemahannya kayak gini

papi lucu ya ada Aa di komputer (internet)
papi pengen pocari sweat (jenis minuman)
mau ama papi mau kerja. ia mau kerja, ia sama Aa.
ini apa namanya A, pocari sweat namanya.

Tuesday, August 16, 2005

TITIPAN :)

"Peran Komputer Bagi Pendidikan Anak"

Pada awalnya komputer dititikberatkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan juga alat uji dimana tiap fungsi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Sebagai media tutorial, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi, menumbuhkan minat belajar mandiri serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa / anak. Tetapi interaksi komputer dengan manusia belum dapat menggantikan interaksi manusia dengan manusia, selain itu mempunyai kelemahan lain yaitu kemauan belajar mandiri yang masih rendah. Komputer sebagai alat uji memiliki keunggulan dalam keobyektifan, ketepatan dan kecepatan dalam penghitungan tetapi masih belum dapat menilai soal-soal essai, pendapat dan hal yang terkait dengan moral dan etika. Yang terakhir, sebagai media alat peraga, komputer mempunyai kelebihan dapat memperagakan percobaan tanpa adanya resiko, tetapi membutuhkan waktu dalam pengembangannya.

Sebelum memperkenalkan komputer kepada anak, orangtua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan pemahaman anak, dimana pada usia 0 -2 tahun anak mendapatkan pemahamannya dari penginderaannya. Kemudian usia 2 - 7 tahun anak mulai belajar menggunakan bahasa, angka dan simbol-simbol tertentu. Pada usia 7 - 12 tahun anak mulai dapat berpikir logis, terutama yang berhubungan dengan obyek yang tampak langsung olehnya.

Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan komputer kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat "Edutainment" yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi "Edutainment" tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.

Selain program aplikasi (software), dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat lain yang didapat dari internet, misalnya surat menyurat (E-mail), berbincang (chatting), mengambil dan menyimpan informasi (download).

Untuk perkembangan pendidikan selanjutnya teknologi "Teleconference" (Konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh) dirasakan sudah pantas di coba dan dikembangkan, karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis.

sumber: http://www.e-smartschool.com/uot/001/UOT0010003.asp



Integrated Computer Educational Services Company
Semakin Smart di era Millenium

Sejak tahun 1989, dengan nama awal ‘Triple C’ (Computer Creative Center), GRAMACOM telah ikut serta aktif dalam kegiatan ‘mencerdaskan anak bangsa’. Caranya, dengan memperkenalkan komputer sebagai alat multifungsi yang membantu proses kerja dan belajar manusia.

Sesuai perkembangannya, GRAMACOM banyak menerima masukan dari kalangan pendidikan untuk memikirkan sebuah program pendidikan komputer yang tepat bagi anak. Mengapa anak yang menjadi obyek? Seorang pengamat pendidikan pernah mengatakan bahwa komputer sudah menjadi acuan dunia kerja. Sistem kerjanya yang optimalkan semakin mengurangi beban kerja sebuah perusahaan. Data yang diaksesnyapun akurat. Jadi, untuk masuk ke dunia kerja, setiap orang harus memiliki ketrampilan plus. Ketrampilan mengoperasikan komputer.

Data pernah mengatakan bahwa sebagian besar lulusan SMU tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Alasannya tuntutan ekonomi. Secara logika, hal ini masuk akal. Karenanya, untuk sedikit mengikis keadaan kondisi ekonomi, anak-anak yang ‘langsung bekerja’ sebelumnya harus dibekali. Untuk itu, perlu adanya proses pengenalan komputer kepada anak didik. Caranya, dengan memasukkan program pendidikan komputer di dalam kurikulum.

Karenanya, di era 90-an awal, GRAMACOM sudah mengadakan kerjasama dengan yayasan/sekolah di sebagian wilayah Indonesia. Selain mengadakan kerjasama pengadaan hardware, GRAMACOM juga menyediakan fasilitas pendidikannya. Mulai tingkat TK/SD sampai dengan SMU, GRAMACOM memberikan materi software yang sesuai dengan perkembangan psikologis anak. Pemberian materi yang bersentuhan dengan tehnis untuk tingkat pendidikan tertentu dihindari. Hal ini melihat pola pikir masing-masing tingkat. Contohnya, anak-anak TK/SD tak perlu diberikan penjelasan tentang harddisk, virus dsb. Dunia mereka adalah dunia bermain. Materi yang diberikan harus berisi permainan yang menumbuhkan kreativitas dan meningkatkan daya pikir.

GRAMACOM cukup hati-hati dan kritis dalam memantau arah pendidikan komputer di Indonesia. Tentu saja, hal ini tidak lepas dari peran kalangan pendidikan dalam memberikan input-input. Melewati lima tahun perjalanan, GRAMACOM semakin mengembangkan sayapnya. Wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia bagian Timur menjadi tujuan keberangkatan. Kerjasama yang terjalin semakin membuat GRAMACOM dapat memberikan bukti. Pendidikan komputer merata hampir di seluruh wilayah Indonesia. Seakan dapat bernafas lega.

Namun pekerjaan belumlah selesai. Di tahun 1997, kembali masukan dari kalangan pendidikan untuk pengembangan program pendidikan komputer tingkat TK/SD. Ini harus menjadi lebih spesifik. Perkembangan usia mereka yang menuntut hal itu. Demikian, seorang pengamat mengatakan.

Akhirnya, atas dasar usaha keras, GRAMACOM kembali mencetuskan program pendidikan yaitu Paket Pengajaran Smart School. Tujuan paket pengajaran ini adalah memperkenalkan teknologi komputer sebagai alat multifungsi yang dapat meringankan kerja manusia, tanpa memberikan beban tambahan bagi anak. Metodenya adalah ‘edutainment audiovisual’. Artinya, anak dibawa dalam dunia education entertainment (belajar sambil bermain) dengan dibantu perangkat komputer multimedia. Anak akan dibawa dalam dunia permainan dengan tampilan audiovisual yang menarik. Diharapkan, daya pikir dan kreativitas anak semakin meningkat.

Paket pengajaran Smart School dapat diterapkan dalam kurikulum sekolah sebagai materi intrakulikulair maupun ekstrakulikulair tergantung kondisi sekolah. Yang jelas, Smart School sudah menyediakan paket pendidikan berupa materi software, program cawu, rencana pengajaran, LKS dll. Materi software selalu berkembang setiap saat (up to date & judul baru) dan disesuaikan dengan kurikulum Depdikbud. Penyediaan hardware diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Namun jika ini menjadi kendala, GRAMACOM akan membantu dalam pengadaannya.

Pembeayaan Smart School dikemas dalam sistem lisensi paket pengajaran yang cukup dibayarkan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun ajaran. Beaya royalti dibayarkan setiap bulan. Pertama, pada bulan ke 2 (dua) kerjasama sampai dengan ke 11 (sebelas). Total pembayaran royalti sebanyak 10 (sepuluh) kali. Boleh dikatakan bahwa pembeayaan paket Smart School cukup terjangkau.

Diversifikasi (pengembangan) usaha dilakukan GRAMACOM untuk melengkapi pelayanan. Salah satunya adalah pengembangan Service Center. Tujuannya adalah memberikan pelayanan purna jual / retail serta memberikan wawasan dalam rangka pendidikan secara mandiri, perawatan dan perbaikan komputer. Di dalamnya, tersedia kontrak kerjasama pelayanan perawatan dan perbaikan komputer. Jangka waktu kerjasama ditawarkan selama 1 (satu) tahun. Selama 12 (dua belas) bulan GRAMACOM akan melakukan kunjungan, proses cleaning, deteksi hardware – software dsb. Semuanya untuk kepuasaan dan kelancaran bekerja dan belajar pelanggan kami.

Di tahun 2000, awal abad 21 yang banyak disebut awal ‘era millenium’, GRAMACOM melengkapi pelayanannya dengan akses ‘on-line’ internet. Kami sediakan web site dengan akses e-mail yang akan menciptakan komunikasi setiap saat. ‘Click’ web site kami ‘http:/www.gramacom.co.id. Dapatkan layanan ramah dari GRAMACOM.

‘Pelayanan Terbaik untuk Anda Merupakan Kebanggaan Kami’. Itulah yang akan kami lakukan untuk Anda. Dengan begitu, kami yang merupakan Integrated Computer Educational Services System akan semakin Smart di era Millenium. Pasti !!

sumber http://www.gramacom.co.id/profil.htm




Berita / Perkembangan Anak
Komputer Bagi Anak
Oleh hari
Selasa, 07-Juni-2005, 12:29:16 1373 klik Send this story to a friend Printable Version
Selain memiliki manfaat, komputer juga menyimpan mudhorot. Keterlibatan orangtua amat diperlukan untuk mencegah anak mengambil manfaat dari kotak ajaib ini.
Ibu Endang merasa beruntung anak-anaknya ‘bersahabat’ dengan komputer sejak dini. Fatih (9), anaknya yang pertama, tak hanya senang bermain games, namun juga lancar mengoperasikan berbagai program olah kata dan angka. Sementara adiknya, Nadia (4) yang baru belajar mengenal komputer, sudah asyik menjajal program pendidikan dalam mengenal warna dan bentuk saja. Fatih kini pintar matematika lantaran sering berlatih dengan bantuan komputer. Sementara Nadia punya banyak kosakata bahasa Inggris juga lantaran sering bermain komputer.

Tetapi, Ibu Rahmi justru merasa punya masalah dengan 'keakraban' anaknya dengan komputer. Menurutnya, Rizki (7 tahun) kini lebih sukai ‘bermain’ dengan komputernya daripada dengan teman-temannya. Rizki bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain games. Ia juga malas bila diajak menulis atau menggambar. Tak heran, tugas menggambar di sekolah tidak pernah dikerjakannya sampai tuntas. Tetapi, untuk menggambar di komputer ia sangat pandai. Maklum, dengan satu dua klik-an saja, ia sudah dapat menggambar dan mewarnai dengan sempurna.
Pernah punya pengalaman senada?

Positif-Negatif
Nina Armando, Staf Pengajar Jurusan Komunikasi FISIP UI, mengatakan bahwa kemunculan teknologi komputer sendiri sesungguhnya bersifat netral. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.

Senada dengan Nina, Muhammad Rizal, Psi, Psikolog di Lembaga Psikologi Terapan UI, mengatakan banyak manfaat dapat diambil dari penggunaan komputer, namun tak sedikit pula mudhorot yang bisa ditimbulkannya.

Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka.

Manfaat lain bisa diperoleh anak lewat program aplikasi berbentuk games yang umumnya dirancang untuk tujuan permainan dan tidak secara khusus diberi muatan pendidikan tertentu. Beberapa aplikasi games dapat berupa petualangan, pengaturan strategi, simulasi, dan bermain peran (role-play).

Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasi.

Namun, sisi mudhorot penggunaan komputer tak juga bisa diabaikan. Salah satunya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.

Akses negatif lewat internet
Pengaruh negatif lain, disepakati Nina dan Rizal adalah terbukanya akses negatif anak dari penggunaan internet. Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet.

Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.

Meski demikian, baik Nina maupun Rizal sepakat bahwa mengajarkan internet bagi anak, di zaman sekarang merupakan hal penting. Hanya saja, demi mencegah dampak negatifnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan orangtua.

Pertama, orangtualah yang seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain. Mengenalkan internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan penggunaan internet. Karena itu, ujar Nina, orangtua terlebih dahulu harus ‘melek’ media dan tidak gatek.
''Sayangnya, seringkali anaknya sudah terlalu canggih, sementara orangtuanya tidak tahu apa-apa. Tidak tahu bagaimana membuka internet, juga tidak tahu apa-apa soal games yang suka dimainkan anak. Nanti ketika ada akibat buruknya, orangtua baru menyesal,'' sesal Nina.

Kedua, gunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.

Ketiga, letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.

Cegah kecanduan
Pengaruh negatif lain bagi anak, menurut Rizal, adalah kecendrungan munculnya ‘kecanduan’ anak pada komputer. Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial.

Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, menurut Rizal, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar dapat diberikan pada hari libur.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.

Peran penting orangtua
Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer. Karenanya, kepada semua orangtua, Rizal kembali mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan komputer bagi anak.

Pertama, berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang.

Kedua, perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada fisik seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan anak.

Ketiga, pilihlah perangkat lunak tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.

Keempat, perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU) komputer.

Kelima, carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang.

Keenam, bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu asik bermain komputer.

sumber: http://info.balitacerdas.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=33

Tuesday, July 26, 2005

NIRON MPLS AH

TEKNOLOGI makin membuat semua mudah dan murah, tidak terkecuali teknologi telekomunikasi. Contohnya jaringan yang berbasiskan IP (Internet protocol) yang kini merupakan wujud tata dunia baru (new world). Jaringan IP kini memungkinkan para pelaku bisnis menjalankan bisnisnya dengan suatu cara yang jauh lebih efisien, efektif, dan murah tetapi andal.

KEMAMPUAN teknologi IP membangun jaringan Internet dalam skala besar dan tingkat keandalan tinggi merupakan salah satu modal utama untuk memberikan layanan komunikasi baru, VPN-IP (virtual private network-IP). VPN-IP mengombinasikan berbagai unsur dalam teknologi IP untuk memberi layanan yang memenuhi berbagai komponen layanan komunikasi baku yang ditawarkan oleh teknologi sebelumnya. Semisal yang ditawarkan oleh saluran sewa (leased line), frame relay dan ATM (asynchronous transport mode).

Komponen-komponen layanan komunikasi itu, menurut Achmad Sugiarto, GM Datakom Divisi Multi Media PT Telkom, antara lain keandalan, jangkauan, dan keamanan penggunaan. Teknologi VPN-IP memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan saluran sewa, frame relay, maupun ATM, dan juga menawarkan solusi yang lebih murah.

Hasil penelitian InternetWeek Research memperlihatkan bahwa alasan utama para manajer teknologi informasi (TI) memilih teknologi VPN-IP dibandingkan dengan teknologi lainnya adalah untuk mengurangi biaya komunikasi yang cukup tinggi. Alasan ini merupakan dasar yang kuat bagi manajer TI untuk menggunakan layanan VPN-IP karena tidak perlu waktu berlama-lama untuk mendapat persetujuan dari manajemen.

Lebih dari separuh manajer TI yang diteliti mengatakan bahwa mereka telah dan akan menggunakan layanan VPN-IP dalam waktu enam bulan ke depan dan merencanakan semua layanan komunikasi seperti Intranet, extranet, Internet voice, e-commerce, dan aplikasi multimedia lainnya yang akan diintegrasikan dengan layanan VPN-IP.

Suatu jaringan idealnya dapat menghubungkan antartitik secara any to any. Di masa lalu, perusahaan yang hendak menghubungkan cabang-cabang kantornya dalam suatu jaringan akan mengunakan saluran sewa secara titik ke titik (point to point) yang tentu saja biayanya sangat besar.

Seiring dengan maraknya penggunaan Internet, banyak perusahaan yang kemudian beralih menggunakan Internet sebagai bagian dari jaringan mereka untuk menghemat biaya. VPN adalah salah satu cara untuk membuat sambungan any to any di atas jaringan publik seperti Internet, tanpa klien yang satu dengan klien yang lain saling mengetahui.

Dewasa ini ada dua teknik yang dikenal untuk mengembangkan VPN di atas jaringan Internet yaitu Internet protocol security yang disingkat dengan IPSec, dan multiprotocol label switching (MPLS).

Dua kelompok kerja di Internet Engineering Task Force (IETF) telah memfokuskan diri pada mekanisme keamanan di Internet, standardisasi label switching dan mutu layanan (quality of services/QoS) yang berhubungan dengan arsitektur VPN. Kelompok kerja IPSec (di bawah area keamanan) berkonsentrasi pada proteksi lapisan jaringan dengan merancang mekanisme keamanan pengacakan (kriptografi). Mekanisme ini ujar Achmad Sugiarto, secara fleksibel dapat mendukung kombinasi dari otentifikasi, integritas, kontrol akses, dan kerahasiaan.

Adapun kelompok kerja MPLS yang berada di bawah area routing, di sisi lain mengembangkan mekanisme untuk mendukung higher layer resource reservation, QoS dan definisi perilaku host. Para penyedia jasa biasanya menawarkan salah satu di antara kedua arsitektur jaringan ini berdasarkan kebutuhan pelanggan dan pasar yang dilayaninya.

Keunggulan MPLS

IPSec adalah prasarana jaringan yang memiliki keamanan tingkat tinggi untuk mengirim data berharga melalui jaringan publik, semisal Internet. Jaringan ini memberikan tingkat privasi dan keamanan data melalui mekanisme tunneling dan pengacakan. Caranya dengan menciptakan lorong (tunnel) antara titik-titik yang hendak dihubungkan.

Karena bisa dibangun di atas jaringan Internet, jaringan ini sangat menarik bagi banyak penyedia jasa Internet (Internet service provider/ISP). Mereka dapat menawarkan banyak pilihan dalam membangun struktur jaringan dan aplikasi layanan.

Pada VPN yng berbasis IPSec, modifikasi terhadap aplikasi tidak dibutuhkan sehingga pengguna tidak perlu membuat sistem keamanan untuk setiap aplikasi atau setiap komputer. IPSec merupakan solusi yang baik bagi remote access atau pengguna yang bergerak (mobile).

Namun, dari segi penyedia jasa, prasarana IPSec memiliki sejumlah kelemahan, terutama dari sisi operasional. Persoalannya, prasarana jaringan yang harus dibangun akan sangat kompleks sehingga tingkat skalabilitasnya rendah.

Arsitektur MPLS hadir untuk mengatasi kompleksitas jaringan IPSec. kebalikan dari jaringan IPSec yang bagus untuk hubungan remote access, keunggulan MPLS justru karena ditempatkan di jaringan inti penyedia jasa. Dari sini QoS, penataan lalu lintas dan penggunaan bandwidth dapat dikendalikan sepenuhnya.

Sesuai namanya, arsitektur MPLS menggunakan label untuk membedakan klien yang satu dengan klien yang lainnya. Di atas jaringan yang sama, titik yang memiliki label yang sama terhubung dan menjadi satu VPN, sehingga tidak perlu lagi menciptakan lorong antartitik.

MPLS memiliki tingkat keamanan yang sangat baik, tidak kalah dari keamanan pada jaringan frame relay maupun ATM. Bagi pelanggan yang sangat mengutamakan keamanan, di perbankan misalnya, tingkat keamanan MPLS ini malah masih dapat ditingkatkan lagi dengan menggabungkan MPLS dengan IPSec.

Dalam kaitan ini MPLS digunakan untuk mengamankan jaringan terhadap akses dari VPN lain, dan IPSec digunakan untuk mengamankan jaringan pelanggan terhadap akses yang tidak diinginkan dari penyedia layanan MPLS-nya sendiri.

Dilihat dari sisi penyedia jasa, MPLS merupakan solusi yang baik karena fleksibel dan skalabel. Fleksibel karena seluruh pelanggan dapat menggunakan perangkat dan konfigurasi perangkat lunak yang sejenis untuk bermacam-macam jenis layanan premium seperti VoIP, Internet, Intranet, extranet, dan VPN-dial. Semua layanan dapat diaktifkan hanya dengan perubahan parameter di konfigurasi perangkat lunaknya.

Ia skalabel karena perangkat yang ada di sisi pelanggan hanya perlu melakukan peering ke perangkat akses di sisi penyedia jasa. Klien tidak perlu melakukan site-to-site peering meskipun ada penambahan atau pengurangan jumlah site pada VPN pelanggan tadi. Semua penambahan dan pengurangan site VPN akan dideteksi secara otomatis oleh perangkat akses MPLS yang terdekat dan akan disebarluaskan ke member VPN yang lain.

Kata Anto, Layanan VPN berbasiskan MPLS mulai populer di banyak negara termasuk Eropa, Asia, dan Amerika. Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa penyedia jasa yang berencana untuk menjual layanan VPN berbasis MPLS ini.

PT Telkom merupakan salah satu operator yang sudah melakukan instalasi perangkat dan merencanakan akan menjual layanan ini. Backbone MPLS Telkom nantinya akan tersedia di semua divisi regional PT Telkom dan Divre-divre tersebut saling dihubungkan dengan jaringan E1 dan STM-1.
(Sumber : Kompas.COM)

Saturday, May 28, 2005

Linuck Sux ; I LOVE M$

Sungguh enak nih kalo pake sistem operasi Produk Microsoft, Sistem Operasi WinXP pake office tool Microsoft Office2000, MsWord, Excell,Power Point, buka game solitaire. Semuanya bajakan, gratis kok gak perlu keluarin duit. Kalau ketahuan juga paling didenda, diangkut barangnya atau masuk penjara kali ya. Main game tinggal Copy dari temen atau beli yang seharga lima rebu perak. Hidup memang indah. Pake Product M$ gak perlu cape-cape mikir lagi karena pertama tahu SysOp adalah windows jadi semua begitu familiar mulai dari tempat penyimpanan file, program, seting desktop dll. Aku gak pengen tahu tuh source code nya kayak apa. Semua program tambahannya adalah bajakan seeppp. Kita semua rakyat Indonesia (sebagian besar yang tahu dan pake komputer)adalah di didik untuk memakai Sistem Operasi Windows. Perkantoran swasta maupun pemerintah sebagian besar masih pake windows tuh. Kepolisian, kejaksaan, Kehakiman dll masih pake windows gak ya ?? bajakan gak ya ?? mudah-mudahan aja masih. I LOVE BILL-ing GATES. O ia sekarang katanya masih rame isu sweeping... gpp sweeping aja deh terussss. gpp.

Sungguh tidak enak memakai Linuck, Apalagi KDE sebagai desktopnya. HUH. Office tool pake openoffice, memang sama sih fungsinya, cuma yang jadi masalah adalah saya tidak bisa mengingat letak tempat saya mengklik start-program--- cuma itu aja. Jika saya pake openoffice misal saya pake text document (kaya msword). Saya susah mengingat letak command dan shortcut yang saya pake kayak di msword.HUH.

AKU MEMANG BODOH !!!. SANGAT ADIL AKU BAYAR MAS BILL. THANX TO YOU BILL.
MENKOMINFO TOLONG DONG PINTERIN AKU/PAKSA AKU SUPAYA PINTER PAKE LINUCK SEPERTI KETIKA AKU TERPAKSA PAKE WINDOWS.
LINUCK IS STILL SUCK FOR ME.

Thursday, May 05, 2005

G ada K erjaan

Mailinglist tempat publik gak ya. Bisa ya dan bisa tidak kali ya. Kalau saya buat mailinglist sendiri dan saya masukin teman-teman satu SMA saya sebagai anggota mailinglist terus kita postingin hal-hal yang sux bahkan berimajinasi bahwa Kompas itu adalah komplotan teroris ataupun berimajinasi bahwa SBY itu pernah berselingkuh dengan nini pelet, terus di copy oleh detik.com dan dipublish akan kah saya bisa dituntut oleh pa SBY atau Kompas. Apakah saya harus meminta maaf ?? lantas kepada siapa saya meminta maaf ??. Kalau yang merasa tersinggung adalah anggota malinglist maka saya akan meminta maaf ke mailinglist. Kalau yang merasa tersinggung adalah pembaca detikcom maka saya tidak akan meminta maaf karena saya tidak mempublish ke detikcom tapi ke mailinglist saya. Urusannya adalah antara saya dengan anggota mailinglist yang merasa gak suka dengan tulisan saya dan selesai.
Andaikan dirumah saya ada tulisan MAonah brengsek (mantan ehmm ..).Terus ada yang menuliskan dikoran kalau si Ganteng (nama gw) menulis MAonah brengsek. Apakah orang luar rumah berhak menuntut isi tulisan saya ?. Ini rumah saya kok terserah mau saya. Kecuali kalau yang tersinggung adalah orang yang serumah dengan saya ya saya selesaikan dengan orang yang serumah dengan saya. Memangnya rumah saya milik publik, enak aja.
Bagaimana jika rumah saya terbuat dari kaca (like the internet). Apakah rumah saya akan disebut milik publik ?. Wah makin ribet.
Terus mailinglist ITB itu milik publik bukan ya. Gak tahu ah.
Detikcom milik publik gak ya. Jika ya minimal harus berapa user yang mengunjungi site tersebut ?.
Batasannya harus jelas, antara milik publik dan bukan publik
pertanyaannya:
1. Bolehkah milik pribadi/komunitas sendiri jadi milik publik ?
2. Haruskah ada izin jika milik pribadi/komunitas sendiri diberitakan ke publik ?
3. Jika ada milik Pribadi/komunitas sendiri dikopi ulang oleh media Publik tanpa izin apakah berhak dituntut isi tulisan/statement oleh publik ?
4. Apakah saya berhak untuk tidak menjawab pertanyaan yang diajukan publik terhadap isi tulisan/statement yang notabene milik pribadi/komunitas dan bertanggungjawab pada diri pribadi saya atau komunitas saya ?
5. Apakah saya berhak menulis apapun baik berita benar dan tidak benar pada tempat pribadi/komunitas sendiri ?

Kalau menurut saya urusan mailinglist yang menyelesaikan adalah anggota mailinglist. Kalau Kompas juga adalah anggota mailinglist tersebut (dengan membawa institusi) maka tinggal di somasi aja di mailinglist, atau ada anggota mailinglist yang difitnah ya tinggal di somasi aja di mailinglist tersebut. Kalau ada yang keberatan dengan tulisan detikcom ya somasi aja detikcom.

Monday, April 18, 2005

Koneksi DSL

Sudah beberapa minggu ini aku dapat jatah koneksi internet dengan menggunakan SDSL Melsa. Koneksi SDSL ini ternyata sangat membantu dalam pekerjaanku.
Melsa sendiri mempunyai beberapa produk layanan Internet, diantaranya adalah layanan kabel personal dan layanan kabel corporate.
Aku kebagian yang layanan kabel personal, gpp deh yang penting bisa jalan deh.
Test download dapat sekitar 64kbps-an untuk http dan 40kbps untuk direct connection. Download lokal dapat 1.5Mbps !! Wow.
Online 24 Jam di rumah, tinggal OS PC nya aja yang mesti ganti.
Back to my Slackie for the future plan but i dont have Hardisk.
So i'm use linux live cd for temporary.
hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.
Monitoring..................................................................plz.
Control Our Cisco catalyst, Our Cisco router, Our SDSL connection, Our wireless, Our Client and develop some software to monitor Our Network again... go go go.(playing game too).

Saturday, April 02, 2005

Keprihatinan Terhadap Bisnis Skema Piramida Anne Ahira

Aksi Prihatin Terhadap Skema Bisnis Anne Ahira
Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.

Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang baik dan jelas.

Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 perbulan, dan bahwa ini adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 perbulan. Sangatlah jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.

Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative (rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.

Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team. Dalam sistem Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.

Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 perbulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!

Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi terselubung.

Internet, 2 April 2005

Tertanda,

Irfan M Fanani

ps. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing. Tetapi tidak menutup kemungkinan rekan-rekan yang bukan penulis blog untuk mengikuti aksi ini.

Saturday, February 19, 2005

Politik itu Apa

Pagi ini baca-baca beberapa situs berita, yang saya dapatkan kebanyakan membahas politik. Yang ingin aku ketahui itu memang politik itu tujuannya apa. Banyak orang yang bilang kalau politik itu tujuannya kekuasaan, uang dll. hmm !!. Ataukah politik atau sebuah kesenangan. Politik itu apaan ??? ayo !!. Contoh berpolitik adalah ikut partai tujuannya adalah kekuasaan ??? uang juga ?? apalagi ya ?.
Yang menang dalam berpolitik siapa ya ?. Kalo orang yang ngomong salah terus kita salahkan dan akhirnya kita benar apakah itu suatu cara berpolitik juga ? mungkin ya juga karena ada sebuah tujuan yang harus dicapai yaitu membenarkan yang salah dan kalo tujuannya tercapai mungkin kita puas. Contoh adalah para blogger yang memang banyak mengkritik beberapa pernyataan roy suryo "hi Roy!" yang memang pernyataan salah dan akhirnya adalah harus dibenarkan dan kalo ternyata Roy itu kembali ke jalan yang benar hasilnya adalah para pengkritik Roy akan merasa puas. hmm berpolitik Kah ?.
BTW aku cuap-cuap di blog ini adalah tanpa data fakta ensiklopedia kamus dll. jadi jangan ada yang berkomentar. blog ini blog saya kalo benar ambil kalo salah jangan. Mudah-mudahan orang faham dengan fungsi blog ini. jangan kayak Soy ruyro ! politikus ulung yang punya tujuannya adalah satu yaitu POPULER. gpp sih asal jangan Terkenal karena kejelekannya.

Thursday, February 10, 2005

untuk apa gambar

lihatin gambar terus mengartikannya, sudah menjadi sifat manusia selalu mengartikan sesuatu. mengartikan dan menggambarkan bahkan memberi makna. semua sudah ada artinya yaitu dari manusia sebelumnya. tetapi kehidupan terus berkembang sehingga hal yang baru kitalah yang mengartikannya mendefinisikannya dan mewariskannya. tetapi semua itu tidak lepas dari akal dan logika yang dipakai.

Saturday, January 29, 2005

HOTSPOT-OLALA

Dengan Notebook IBM type x86-based PC sysmodel 2640BWU ram 64 duduk di kafe olala sambil nyengir wl card orinoco 2M ternyata lumayan juga buat browsing,chat dll.
ada yang mau coba ???.....

Thursday, January 27, 2005

dari rumah

halo,
from my home with love

Wednesday, January 19, 2005

sim salabim

Ternyata membuat SIM itu susah juga... ini mengenai SIM asli. Bukan berarti ada sim palsu.
untuk selanjutnya SIM disini adalah SIM C
syarat-syaratnya adalah
1. surat kesehatan
nah ini dia surat kesehatan itu harus surat sehat yang dikeluarkan oleh dokter polisi, saya sendiri tidak tahu itu yang meriksa itu polisi atau dokter. soalnya kalau pun dia bukan dokter saya yakin bisa melakukan pemeriksaan kesehatan juga. Cara memeriksa kesehatan nya adalah, ditanyain berat,tinggi, tes butawarna, tes mata.. wah gak tahu mataku bagus dan jeleknya itu gimana. soalnya cuma diminta bacain huruf yang ada di board/papan. oh iya bayarnya Rp. 10.0000,00
Disini saya nunggu tes sampai selesai tes kesehatan dari jam 9:30 sampai 12:00. oh ya disini gak ada speaker, jadi pasang telinga betul betul. telinga jangan sampai ketinggalan dirumah.
2. KTP asli dan FOTOKOPI
KTP asli untuk diperlihatkan sebentar, yang fotokopi diambil 2 buah. diulang 2 buah fotokopi KTP.

langsung daftar deh ke ruang pendaftaran/loket1. informasi penting tempat pendaftaran dibuka dari jam 9:00 s/d 11:30 senin sampai kamis. 9:00 s/d 10:30 jumat. sabtu lupa lagi tutup atau enggak ya.

karena test kesehatan saya selesai jam 12:00 sedangkan batas waktu pendaftaran itu jam 11:30 maka dilanjutkan besoknya.

hari sabtu tgl 8 jan 2005, daftarnya gratis cuma disuruh bayar Rp. 6000,00 buat beli map,ballpoint,penghapus,pensil dll. selalu ada bisnis didalam bisnis, memang itu hal yang menggairahkan bagi para pekerja tapi jadi jelek dalam pelayanan.

sesudah selesai daftar, sekarang bayar asuransi RP. 15.000,00. bla bla bla. langsung ke loket selanjutnya bayar ke bank RP. 52.500,00 + RP. 5000,00. ini duit asli yang harus dibayar untuk pembuatan SIM.

waktunya ngisi biodata. bla bla bla. cap 4 jari tahu lima jari lupa lagi yang pasti kiri kanan. selanjutnya..

masuk ke ruang teori. teori yang disampaikan adalah teori yang berhubungan dengan soal yang akan diberikan, secara tidak langsung itu adalah jawaban dari soal yang akan diberikan. kebagian teori setengahnya. gak dikasih buku. selesai teori langsung dikasih soal. bla bla bla. ada wanita udah berumur minta lihat jawaban. saya kasih juga. soalnya dia bilang begini "cep ibu mah da udah nini nini teu pati ngarti cing ninggali jawabana". hehe
udah gitu teng, jam 12:00. Pengumuman lulus atau tidak nya hasil ujian teori adalah hari senin. yaah harus izin lagi ke kantor. untung pada baik bos2 kantorku. hari senin eh sakit.......seminggu.... kena db ....

dilanjut hari rabu tgl 19 jan 2005
ternyata LULUS walaupun salah 2.

tes praktek, daftar ke loket 10 . masukin formulir tanda lulus teori... dipanggil.
"bapak irfan"
"ya"
"bapak bawa motor sendiri ??"
"lha kan saya belum punya sim gimana bawa motor sendiri, kan belum boleh"
"kalo gitu bayar Rp. 10.000,00 buat sewa motor disini"
"o kalo gitu nanti dulu saya bawa motor dulu"

bawa motor sendiri, test susah juga ada 2 kali kesempatan kalo gagal diulang lagi 2 minggu kemudian.
pertama gagal. yang ke dua sukses....
ternyata susah juga tes praktek itu, saran saya kalo masih belajar jangan dulu tes praktek. mending latihan dulu di rumah, eh dilapangan.
dari sekian orang... saya gak itung.. cuma 2 yang lulus salah satunya adalah saya.
masuk loket selanjutnya ... nunggu lama. abis di duluin sama yang nembak terus.

nunggu dari jam 10:00 jam 12:00 istirahat sampai 12:30 dipanggil jam 13:10 .. foto
sesudah di foto terus ke loket selanjutnya ... dan ... dipanggil

yeaaahhh akhirnya dapat sim c juga.
brp duit ya abis nya ... itung2 yang mahal adalah ongkos bolak balik ke polres, makan, minum wah jatuhnya mahal juga... nanti lagi saya itung brp duit ku yang abis


byeeeeeee

Friday, January 07, 2005

HARI BESAR

... sibuuukkk
sedang upacara memperingati hari jumat sedunia


belegux dot kom